Deskripsi Diri

Khairil Anwar, SE, M.Si lahir di Paya Naden pada 20 April 1978 dari pasangan Tengku Umar bin Abu Bakar dan Fatimah binti Muhammad. Gelar Sarjana di peroleh dari Unsyiah Banda Aceh, sementara gelar Magister di peroleh dari SPs-USU Medan. Sejak tahun 2002 sampai saat ini bekerja sebagai dosen pada Prodi IESP Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh. Menikah dengan Riza Izwarni dan telah dikarunia dua orang anak; Muhammad Pavel Askari dan Aisha Naury.

Sabtu, 31 Maret 2012

Antisipasi Penyerangan, Timses Irwandi Persenjatai Diri


Bireuen - 27 March 2012 | 29 Komentar
Jakarta – Pasca insiden penyerangan kantor dan posko pasangan Irwandi Yusuf–Muhyan Yunan dalam dua hari terakhir ini di Aceh Utara dan Bireun, puluhan anggota tim sukses kontestan Pilgub Aceh mempersenjatai diri. Tindakan tersebut merupakan langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya serangan susulan.
Kesiagaan mulai ditingkatkan hingga hari pencoblosan 9 april 2012 mendatang. Aksi siaga itu menjadi perhatian pengguna jalan jalur Medan-Banda Aceh yang melintasi di depan posko Cot Bada, Peusangan, Bireuen, Senin (26/3/2012).

Menurut salah seorang pendukung Irwandi Yusuf, Husaini, kepada detik.com, dia mengaku kesiagaan untuk mencegah penyerangan seperti yang terjadi di Desa Balee Setui. Di dalam kasus tersebut, empat unit mobil rusak dan beberapa orang dianiaya.
Sementara itu, ketua tim pemenangan pasangan Irwandi -Muhyan Kabupaten Bireuen, Malik Main, mengharapkan kepada polisi menindaklanjuti kasus tersebut dan menindak pelakunya sesuai dengan hukum yang berlaku. “Kita percaya aparat kepolisian akan melakukan hal itu” ujar Malik.
Kapolres Bireun, melalui Kabag Ops, Kompol Nur Azhari, menyebutkan, untuk mengantisipasi kericuhan massa, pihaknya telah menempatkan sejumlah personil polisi disekitar setiap posko timses Irwandi. Empat orang saksi korban insiden penyerangan Balee Setui, mulai dimintai keterangannya oleh polisi.
“Sejauh ini kita masih memeriksa sejumlah saksi dan akan terus kita kembangkan. Apabila sudah ada teridentifikasi pelakunya, kita akan tindak sesuai hukum berlaku,” ujarnya. (dtn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar