Deskripsi Diri

Khairil Anwar, SE, M.Si lahir di Paya Naden pada 20 April 1978 dari pasangan Tengku Umar bin Abu Bakar dan Fatimah binti Muhammad. Gelar Sarjana di peroleh dari Unsyiah Banda Aceh, sementara gelar Magister di peroleh dari SPs-USU Medan. Sejak tahun 2002 sampai saat ini bekerja sebagai dosen pada Prodi IESP Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh. Menikah dengan Riza Izwarni dan telah dikarunia dua orang anak; Muhammad Pavel Askari dan Aisha Naury.
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi Pembangunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi Pembangunan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Oktober 2011

Studi Pembangunan Ekonomi

Studi pembangunan ekonomi adalah suatu cabang yang paling baru, paling menggairahkan, dan paling menantang dari disiplin ilmu yang lebih lugas, yaitu ilmu ekonomi (economics) dan ilmu ekonomi politik (political economy). Meski pun masyarakat ekonom secara umum telah menobatkan

Umat islam dan pembangunan ekonomi

Sejak Perang Dunia II usai, kata yang paling banyak dibicarakan orang adalah “pembangunan”. Pembangunan adalah berkah perdamaian dan kemerdekaan yang dicapai oleh banyak negara selepas dari kekuasaan kolonial. Pembangunan juga merupakan usaha yang dilakukan secara sadar untuk

Pembangunan ekonomi pedesaan berlandaskan agribisnis

Operasionalisasi paradigma pembangunan ekonomi pedesaan berlandaskan agribisnis (PEPEBA) dipergunakan dalam membangun desa mandiri pangan. Paket kebijakan komprehensif dan terpadu ini meliputi 7 program utama, antara lain pembangunan kelembagaan petani, pengembangan sistem inovasi pertanian, pengembangan kelembagaan petani, optimasi sumber daya berkelanjutan, konsolidasi vertikal agribisnis, pemacuan investasi, dan kebijakan insentif.

Teori Pembangunan

Membangun masyarakat yang adil dan makmur suatu cita-cita yang luhur, tetapi juga suatu tantangan yang berat. Memang. Indonesia mempunyai jumlah penduduk yang besar dan sumber alam yang memadai, tetapi itu saja belum cukup. Untuk membangun bangsa dan negara yang sebesar ini perlu

Pembangunan sosial ekonomi negara

Posisi para ahli ekonomi pembangunan untuk menempatkan prioritas pembangunan ekonomi di Indonesia berada diantara pilihan untuk pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Kedua hal ini merupakan topik yang selalu hangat diperdebatkan sampai saat ini. Mohamad Sadli (1973)